JUANGPOS.COM (NAGAN RAYA) – Erosi Krueng Lamie kian mengancam keselamatan warga, Bupati Nagan Raya Provinsi Aceh, Dr. TR. Keumangan, SH., MH., didampingi Wakil Bupati Raja Sayang, tinjau langsung lokasi erosi dan jalan amblas di Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Senin (5/10/2026).
Erosi tersebut berdampak pada wilayah Gampong Kuta Trieng dan Gampong Geulanggang Gajah, Kecamatan Darul Makmur, termasuk mengakibatkan badan jalan mengalami amblas sehingga mengganggu akses transportasi masyarakat.
Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan mengatakan, hujan deras yang melanda wilayah setempat dalam sepekan terakhir sehingga meningkatkan debit air sungai dan menyebabkan pengikisan pada badan jalan, sehingga sebagian badan jalan amblas.
“Kami telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama camat dan keuchik setempat untuk melakukan penanganan darurat,” ujar TRK.
Menurut TRK, Pemkab Nagan Raya akan membuka jalan darurat untuk menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat di kawasan terdampak.
“Saat ini kami sedang menunggu persetujuan dari pemilik tanah yang akan digunakan sebagai jalan darurat. Setelah itu, alat berat akan segera diturunkan ke lokasi,” ujarnya.
Selain penanganan akses transportasi, Pemkab Nagan Raya juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I sebagai instansi yang berwenang menangani sungai tersebut.
“Krueng Lamie merupakan kewenangan BWS Sumatera I. Karena itu, kondisi ini akan kami laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti,” sebutnya.
Lebih lanjut, TRK menyampaikan bahwa Pemkab Nagan Raya telah mengusulkan penanganan permanen Krueng Lamie kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk dapat dianggarkan pada tahun anggaran 2027.
“Kita sudah mengusulkan kepada Kementerian PUPR agar penanganan Krueng Lamie dapat dianggarkan pada tahun anggaran 2027. Usulan ini juga didukung DPR RI melalui surat dukungan dari Bapak H. Ghufran Zainal Abidin, M.A.,” pungkasnya. (adv)
Editor : Zulfikar







